Beranda » Dari Mengabdi Hingga Jahit Batik Limited Edition Inovasi Tumbasso.id

Dari Mengabdi Hingga Jahit Batik Limited Edition Inovasi Tumbasso.id

Ekomikro – Mengangkat budaya Indonesia dalam bidang seni dan desain telah menjadi mimpi seorang Franky Kurniawan. Berawal dari karirnya menjadi seorang guru bagi anak pekerja migran Indonesia di Sabah Malaysia, Franky belajar menjahit secara otodidak untuk mengajar murid-muridnya. Batik menjadi pilihan Franky untuk menyalurkan keinginannya.

Laki-laki yang menempuh Pendidikan Seni itu mengaku memang memiliki ketertarikan pada bidang fashion. Memiliki pengalaman menjahit ketika menjadi guru membuat Franky ingin memiliki label sendiri. Ia ingin mengubah batik yang memiliki kesan formal dan kaku menjadi pakaian yang memiliki kesan menarik. Franky mengungkap ingin membuat batik sebagai pakaian siap paki yang lebih modern dengan desain yang unik.

“Saya sempat mengajar tata busana, jadi saya belajar teknik-tekniknya untuk saya sendiri,” ujar Franky. 

Batik Tumbasso

Merek Tumbasso.id akhirnya berhasil teraktualisasi pada tahun 2019. Franky mengungkap hanya membuat sedikit contoh pakaian. “Jumlahnya sangat terbatas waktu itu karena saya masih mengajar di luar negeri dan membuat desainnya jarak jauh,” terang Franky.

Ia memang melakukan semua prosesnya sendiri. Mulai dari memilih kain batik, memotong kain sesuai pola, hingga menjahit. Hal ini membuat produksi pakaian batik Tumbasso sangat terbatas. 

Franky tidak memiliki toko tetap. Ia menjajakan pakaiannya melalui meda sosial seperti Instagram, facebook, dan whatsapp. Rekan-rekan Franky merespon positif hingga mendapatkan pembeli. Hal ini membuat Franky optimis bahwa karyanya dapat diterima oleh masyarakat. 

Produk Tumbasso bukan hanya batik biasa, tetapi kreasi desain pakaian batik modern. Mengangkat konsep “The One and Only”, Franky mengungkapkan  produk buatannya terjamin tidak ada yang menyamai. Bahkan ia tidak membuat desain yang sama dua kali. Ini membuat produk Tumbasso.id lebih eksklusif. Meski kain batiknya bukan produksi sendiri, tetapi pakaian edisi terbatas ini tetap menjadi keunggulan.

Tumbasso.id didesain bagi pria, wanita, hingga anak-anak. Harga produk pakaian ini berkisar mulai 150.000 rupiah. Produk karya Franky ini sampai saat ini hanya dipasarkan melalui media sosial.  Ia mengaku masih perlu belajar lebih jauh soal dunia bisnis. Namun, yang harus diingat bahwa berani mencoba adalah hal yang paling utama. 

Kunci dari memulai sebuah usaha adalah berani mencoba dan terus berusaha. Franky berharap dapat belajar lebih banyak soal bisnis. Sebab hal ini dapat membantu kegiatan UMKM termasuk menurunkan angka pengangguran. Jadi jangan ragu memulai bisnis ya!

Update lainnya : https://instagram.com/ekomikro.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *