Beranda » Korean Food, Alternatif Usaha UMKM Bagi Fresh Graduate

Korean Food, Alternatif Usaha UMKM Bagi Fresh Graduate

Ekomikro – Setelah lulus masa kuliah,  fresh graduate adalah titel atau gelar baru yang akan disandang para mahasiswa. Mereka ini akrab sebagai kelompok jobseeker dengan berbagai skill dan kemampuan yang menarik, seperti inovatif dan ambisius.

Meskipun demikian, melansir penelitian FMIPA UNDIP, pengalaman dan lapangan kerja yang terbatas membuat mereka harus berjuang ekstra untuk memulai sebuah karier. Nah, kira-kira, apa solusi terbaik bagi para lulusan baru kampus ini?

Aathifah Hayyu Rahmi (23 tahun) adalah seorang fresh graduate lulusan Universitas Negeri Semarang angkatan 2022. Usai menyelesaikan pendidikan sarjananya ia memutuskan untuk kembali ke kampung halaman nya yang berada di Lamongan, Jawa Timur. 

Mengaku sempat bingung perihal karier apa yang akan ia tempuh setelah lulus kuliah, wanita yang akrab dengan sapaan Hayyu mencoba mencari ide usaha UMKM yang bisa dilakukan di rumah. “Awalnya saya juga sedih karena melamar kerja di mana-mana tapi gak ada panggilan, coba cari-cari ide usaha terpikirkan sesuatu yang berbau kuliner dan Korea,” ungkapnya.  

Ide Usaha Korean Food

Korean Wave atau Hallyu merupakan istilah untuk budaya populer Korea Selatan yang tersebar secara global di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia (Shim, 2006).  Dari hal tersebut, dapat berarti bahwa masyarakat di Indonesia sudah akrab dengan hal yang identik dengan Korea termasuk juga kulinernya. “Aku sendiri seorang Kpop Lovers, jadi suka hal yang berhubungan dengan Korea. Dari situ deh pingin punya usaha Korean Food,” kata Hayyu. 

Ketertarikan akan kuliner dan juga Korea inilah yang mendasari bisnis usaha Hyurin_id milik Hayyu terbentuk. Menawarkan produk Korean food seperti Kimbab, Odeng, dan juga minuman segar berbahan dasar buah-buahan yang dibuat langsung oleh Hayyu sendiri. “Modal awal untuk memulai usaha ini kurang lebih aku habis 3 juta rupiah, yang paling mahal banyak habis buat beli mesin press cup sealer. Sisanya di bahan-bahan aku beli di E-commerce,” jelas Hayyu.

Mengetahui sang anak memiliki tekad yang besar untuk merintis usahanya sendiri, Kasdi ayah Hayyu mengaku bangga pada anaknya. “Saya merasa bangga pada anak saya, memang benar dia belum beruntung untuk kerja di kantoran namun punya usaha sendiri itu lebih membanggakan,” ungkap Kasdi. Ia pun berpesan pada anaknya bahwa jalan menuju sukses itu tidak hanya menjadi pegawai kantoran namun juga tergantung dari tekad yang dimiliki. “Jaman sekarang orang berlomba-lomba jadi pegawai tanpa mereka sadari bahwa mereka pun bisa membuka lapangan usaha sendiri,” ucapnya.

Kini akun Instagram Hyurin_id sudah memiliki 2,582 followers serta sudah terdaftar di Grab Food serta berbagai delivery service wilayah Lamongan, Jawa Timur. Harga makanan yang disediakan pun cukup terjangkau dengan kisaran Rp 10.000 hingga Rp 20.000 saja. Salah satu pelanggan Hyurin_id yang bersedia memberikan review mengatakan bahwa makanan di sini worth it untuk dicoba dan dijadikan langganan. “Makanannya enak rasanya juga cocok untuk lidah orang Indonesia, yang paling penting harganya juga murah cocok banget buat anak-anak kos yang bingung mau makan apa,” ujar  Dewi.

Update lainnya melalui : https://instagram.com/ekomikro.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *